Cek Bantuan UMKM Rp 1,2 Juta Melalui Banpresbpum.id atau Eform.bri.co.id, Berikut Cara Mencairkannya

Pemerintah masih memberikan bantuan khusus kepada para pelaku atau pedagang UMKM. Pelaku UMKM bisa mendapatkan bantuan sebanyak Rp 1,2 Juta dari program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). Dana bantuan disalurkan melalui rekening bank penyalur, aitu bank Himbara.

Dikutip dari , jika pelaku UMKM tidak memiliki rekening di bank penyalur Banpres, nantinya calon penerima akan dibuatkan rekening baru pada saat pencairan oleh bank penyalur. Cek laman resmi atau sebelum mencairkan dana bantuan. Namun dalam hal penyalurannya, masih banyak masyarakat yang belum mengerti cara mencairkannya.

Akun Instagram @sandi_dtressa menuliskan keluhannya dikolom komentar pada postingan @kemenkopukm sebagai berikut: "Setelah sebulan lamanya merah merona Alhamdulillah sabtu pagi iseng cek ijo dan minggunya kembali cek ternyata balik merah…td pagi cb print buktab Alhamdulillah ada saldo 1,2 msuk tapi masih terblokir" Keluhan tersebut sudah dijawab oleh pihak Kemenkop UKM sebagai berikut:

"@sandi_dtressa halo sobat dapat segera konfirmasi ke pihak bank ya, untuk verifikasi data." Pihak Kemenkop UKM menyarankan agar penerima segera mengkonfirmasi verifikasi data BPUM melalui bank penyalur. Masuk ke laman

Isi nomor KTP Masukkan kode verifikasi Klik proses Inquiry

Akan ada pemberitahuan apakah anda termasuk penerima BPUM 2021 atau tidak. Masuk ke laman Isi nomor KTP

Pilih Cari Akan ada pemberitahuan jika Anda masuk/tidak sebagai penerima BPUM 2021. Warga Negara Indonesia

Memiliki KTP Elektronik Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan. Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD.

Calon penerima BPUM diusulkan oleh dinas atau badan yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten/kota. Kebenaran data usulan calon penerima BPUM menjadi tanggung jawab penerima dan pengusul BPUM. Pengusul BPUM menyampaikan usulan calon penerima BPUM kepada dinas atau badan yang membidangi koperasi dan UMKM provinsi.

Usulan calon penerima diteruskan kepada Kementerian Koperasi dan UKM. Usulan calon penerima memuat: 1. NIK sesuai KTP Elektronik

2. Nomor Kartu Keluarga (KK) 3. Nama lengkap 4. Alamat

5. Bidang Usaha 6. Nomor Telepon. Bank penyalur, aparat pemerintah dan keamanan, serta masyarakat dihimbau untuk tetap menegakkan protokol kesehatan dengan baik.

Setelah menerima informasi pesan teks atau telepon dari Bank BUMN, Bank BUMD, atau PT Pos Indonesia, penerima segera mendatangi lembaga penyalur, dan penerima harus membawa beberapa dokumen berikut: Kemudian peneriam harus mengonfirmasi dan menandatangani pertanggungjawaban mutlak sebagai bukti penerima BLT UMKM. Terakhir, penerima harus melakukan verifikasi dokumen dan data

Lalu bank penyalur akan mencairkan dana BPUM secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Nasional

Ajudan Azis Syamsuddin Ungkap Pertemuan Bosnya dengan Eks Penyidik KPK Robin

Ajudan mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Azis Syamsuddin, Dedi Yulianto, mengungkapkan pertemuan bosnya dengan eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju. "Di BAP 14 Dedi Yulianto mengatakan 'saya pernah melihat beberapa kali Robin Pattuju di rumah Azis Syamsuddin. Seingat saya kronologisnya adalah pada awal tahun 2020 sekitar sore hari Agus […]

Read More
Nasional

SBY Ingatkan Ancaman Krisis Iklim Hingga Masalah Pangan di Dunia

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti masalah perubahan iklim yang melanda belahan bumi akhir akhir ini. SBY mengungkapkan bahkan sebagian kalangan menyebut bahwa saat ini telah terjadi krisis iklim. "Isu ketiga ini topik bahasan kita yaitu isu perubahan iklim, pemanasan global, dan tentunya pembangunan berkelanjutan. di banyak negara. Banyak yang mengatakan bahwa kita ini […]

Read More