Cek 5 Material Bahan Hunian yang Eco Friendly

bahan bangunan

Tidak hanya masalah sampah yang berkaitan dengan isu lingkungan, ternyata dalam arsitektur maupun konstruksi, hal ini juga menjadi ranah perbincangan. Sehingga pada belakangan mulai sering dibicarakan mengenai Green Architecture, yakni salah satu upaya yang dilakukan untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Dalam hal ini adalah memanfaatkan bahan bangunan yang eco friendly atau ramah lingkungan. Alasan pemilihan material bahan bangunan yang eco friendly merupakan salah satu aspek yang penting dalam mendukung dan mewujudkan konsep bangunan ini. Memilih bahan untuk hunian yang ramah lingkungan bukan hanya tentang bahan atau material itu sendiri, tapi juga memerhatikan siklus hidup material tersebut, proses produksi, dan keberlangsungan dari sumber daya tersebut.

Ada beberapa bahan untuk bangunan yang eco friendly dan bisa digunakan untuk membangun rumah, mari kita bahas semuanya di dalam artikel ini.

Kayu

Penggunaan kayu sendiri sudah digunakan sebagai bahan bangunan sudah cukup lama. Kayu sendiri digunakan karena ketersediaannya yang mudah didapatkan dan memiliki keunggulan dari sisi pengolahannya dimana hanya membutuhkan lebih sedikit emisi dibandingkan dengan proses pembuatan beton maupun baja. Namun, yang harus menjadi catatan adalah penggunaan kayu sebagai bahan bangunan harus sejalan dengan pengelolaan hutan yang baik yaitu dengan melakukan reboisasi atau penanaman hutan kembali agar tidak merugikan ekosistem alam.

Bambu 

Sama halnya dengan kayu, bambu juga merupakan salah satu bahan bangunan yang familiar dan sudah digunakan sejak lama. Keunggulan dari menggunakan bambu sebagai salah satu bahan bangunan adalah daya tahan bambu terhadap beban berat yang bisa menjadi solusi dari efektif dan efisien. Selain itu, bambu juga tahan terhadap cuaca dan lingkungan. Penggunaan bambu juga ada baiknya diiringi dengan penanaman bambu agar bambu selalu tersedia di alam ataupun sebagai bahan bangunan.

Batang jerami

Pada jaman dahulu, batang jerami dijadikan sebagai bahan bangunan alternatif sebagai pengganti bata, gypsum ataupun kayu. Hal ini dikarenakan bahwa batang jerami memiliki kemampuan insulasi yang baik apabila disusun dengan tepat. Tidak hanya itu, penggunaan batang jerami bisa menghemat biaya pembangunan karena harganya yang terjangkau dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya. Tidak hanya itu, sama halnya seperti kayu dan bambu, batang jerami bisa didapatkan kapan saja karena ketersediaannya yang melimpah serta bisa membuat ruangan lebih sejuk.

Hempcrete 

Mungkin masih terdengar asing ditelinga, ternyata hempcrete ini merupakan campuran dari serat tanaman hemp yang dicampur dengan serat dengan kapur dengan tujuan menciptakan material bangunan yang ringan dan kuat. Walaupun terdiri dari bahan campuran, namun hempcrete sendiri merupakan bahan bangunan ramah lingkungan karena serat tanaman hemp yang bisa didapatkan dimana saja.

Tanah yang bentuknya dipadatkan

Tanah yang dipadatkan ternyata sudah menjadi bahan bangunan yang digunakan sejak dahulu kala dan memang terbukti keberlanjutan dan efektifitasnya di dalam dunia konstruksi.

Itu tadi adalah 5 bahan untuk membangun hunian yang ramah lingkungan dan bisa kamu gunakan untuk membangun rumah. Tertarik untuk mencoba menggunakannya?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *